Kitab: Sikap Imam Ibnu Taimiyyah Terhadap Tasawuf dan Sufi ( arabic )

 


Sinopsis: Sikap Imam Ibnu Taimiyyah Terhadap Tasawuf dan Sufi

Ringkasan Umum

Buku ini aslinya adalah tesis ilmiah (tesis magister) yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan secara terperinci pandangan dan sikap Imam Ibnu Taimiyyah (seorang ulama besar abad ke-7 Hijriah) mengenai tasawuf (Sufisme) dan berbagai kelompok Sufi.

Penulis menggunakan pendekatan yang obyektif dan berimbang (sebagaimana manhaj Ibnu Taimiyyah sendiri) untuk memilah berbagai macam ajaran dan amalan Sufi, serta menempatkan sikap Ibnu Taimiyyah secara adil, yaitu antara mengkritik, mendukung, atau memerinci.

Poin Utama yang Dibahas

Pengantar:

Memberikan definisi tentang apa itu tasawuf (Sufisme) dari sudut pandang para tokohnya.
Memperkenalkan Imam Ibnu Taimiyyah dan pandangannya mengenai definisi tasawuf yang benar.

Sikap Moderat Ibnu Taimiyyah:

Ibnu Taimiyyah dikenal membedakan antara Sufi generasi awal (Mutaqaddimin) dan Sufi generasi akhir (Muta'akhirin).
Beliau memuji dan menghargai para Sufi awal, seperti Al-Junaid, yang dikenal sebagai ahli ilmu, kezuhudan, dan ketakwaan, serta teguh di atas Sunnah.
Sebaliknya, beliau mengkritik keras Sufi akhir yang menyimpang karena telah memasukkan filsafat, paham hulul (inkarnasi), ittihad (penyatuan wujud/monisme), dan berbagai bid'ah lainnya ke dalam ajaran tasawuf.
Pembahasan Isu-Isu Utama Sufi:

Penulis membahas isu-isu sentral dalam tasawuf, memaparkan dalil dan argumen dari para Sufi, lalu menindaklanjutinya dengan kritik atau dukungan dari Ibnu Taimiyyah. Isu-isu ini meliputi:

Konsep Al-Fana' (peleburan diri atau sirnanya kesadaran) dan Al-Baqa' (keabadian).
Al-Karamat (mukjizat/keajaiban di luar kebiasaan) dan sikap terhadapnya. Ibnu Taimiyyah menekankan bahwa istiqamah (keteguhan dalam beribadah) lebih agung daripada karamat.
Sama' (mendengar nyanyian/musik) dan Majelis Dzuhur (ritual tertentu).
Kritik terhadap tokoh-tokoh seperti Ibnu 'Arabi (penganut wahdatul wujud) dan Al-Hallaj (penganut hulul).

Metodologi Keadilan:

Buku ini menyoroti bahwa Ibnu Taimiyyah menerapkan prinsip keadilan dan objektivitas (al-'Adl wa al-Inshaf) dalam menilai kelompok lain. Beliau tidak menolak tasawuf secara mutlak, tetapi menolak segala bentuk penyimpangan dan kesesatan yang bertentangan dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah, terlepas dari siapa pun yang melakukannya.

Secara keseluruhan, buku ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang sikap akademik Ibnu Taimiyyah yang memisahkan antara tasawuf yang terpuji (selaras dengan Sunnah) dan tasawuf yang tercela (bercampur dengan bid'ah dan filsafat).


Kolom ArabKolom Indonesia
جامعة أم القرىUniversitas Umm Al-Qura
كلية الدعوة وأصول الدينFakultas Dakwah dan Ushuluddin
الكتاب "1"Buku "1"
موقف الإمام ابن تيميةSikap Imam Ibnu Taimiyyah
من التصوف والصوفيةTerhadap Tasawuf dan Sufi
تأليفDisusun Oleh
الدكتور/ أحمد بن محمد بينانيDr. Ahmad bin Muhammad Binani
الطبعة الأولىCetakan Pertama
1406هـ - 1986م1406 H - 1986 M

Download Kitab




0/Post a Comment/Comments

-------------------------------------------------------------

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).