Sinopsis: Pembatal-Pembatal Keislaman (Nawaqidul Islam)
Materi ini biasanya bersumber dari risalah ringkas berjudul "Nawaqidul Islam" karya Imam Muhammad bin Abdul Wahhab. Tujuannya adalah melindungi seorang Muslim agar tidak jatuh pada kekufuran tanpa disadari.
Secara umum, Pembatal Keislaman dapat dibagi menjadi tiga kategori besar: Keyakinan Hati, Perkataan Lisan, dan Perbuatan Anggota Badan.
1. Pembatal-Pembatal Pokok
Imam Muhammad bin Abdul Wahhab merinci sepuluh pembatal utama keislaman. Ini adalah ringkasan dari pembatal-pembatal tersebut:
| No. | Pembatal Keislaman | Penjelasan Ringkas |
| 1 | Syirik (Menyekutukan Allah) | Meliputi segala bentuk ibadah yang ditujukan kepada selain Allah, seperti meminta kepada orang mati, bernazar untuk kuburan, atau menyembelih untuk selain Allah. |
| 2 | Menjadikan perantara (antara dirinya dan Allah) | Berdoa atau meminta syafaat kepada perantara (seperti wali atau malaikat), sambil meyakini bahwa mereka dapat mendatangkan manfaat atau menolak bahaya. |
| 3 | Tidak mengkafirkan orang musyrik | Ragu terhadap kekafiran orang musyrik, atau membenarkan/memandang baik jalan hidup mereka. |
| 4 | Meyakini petunjuk selain Nabi lebih baik | Menganggap bahwa hukum, syariat, atau petunjuk selain yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ lebih sempurna atau lebih baik. |
| 5 | Benci terhadap ajaran Nabi | Membenci atau tidak menyukai sesuatu yang dibawa oleh Rasul, meskipun ia melakukannya. |
| 6 | Mengolok-olok syariat | Mencela, mengolok-olok, atau mempermainkan Allah, Rasul, Al-Qur'an, Sunnah, atau syariat Islam. |
| 7 | Sihir | Melakukan atau ridha dengan perbuatan sihir, seperti sihir ash-sharf (memisahkan) dan al-'athf (mencintai/pelet). |
| 8 | Membantu orang kafir melawan Muslim | Mendukung, membantu, dan loyal kepada orang-orang kafir untuk menyerang kaum Muslimin. |
| 9 | Meyakini boleh keluar dari syariat | Berkeyakinan bahwa sebagian manusia (seperti para wali atau orang khusus) tidak terikat lagi dengan syariat Muhammad ﷺ, atau boleh meninggalkan Rukun Islam. |
| 10 | Berpaling dari agama Allah | Tidak belajar tentang agama, tidak mengamalkannya, tidak mendakwahkannya, dan berpaling secara total dari ajaran Islam. |

Posting Komentar