Intisari Buku
Tema Utama
Buku ini membahas fiqh al-nawazil (hukum-hukum terkait masalah baru atau kontemporer) khusus dalam ibadah.Tujuannya adalah memberikan panduan syar’i terhadap persoalan ibadah yang muncul akibat perubahan zaman, teknologi, dan kondisi darurat.Pokok Pembahasan
Definisi Fiqh Nawazil: Ilmu yang mengkaji hukum syariat untuk masalah baru yang tidak ada pada masa klasik.Metodologi Penetapan Hukum:Berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas.
Memperhatikan maqashid syariah (tujuan syariat) dan kaidah fiqh.
Sumber Fatwa: Pendekatan ulama kontemporer dan keputusan lembaga fiqh internasional.
Contoh Nawazil dalam Ibadah
Shalat:Hukum shalat di pesawat atau kapal.Penggunaan jam digital untuk adzan.
Puasa:Suntikan medis saat puasa.
Penggunaan inhaler bagi penderita asma.
Zakat:Zakat saham dan obligasi.
Zakat profesi.
Haji dan Umrah:Penggunaan transportasi modern.
Hukum thawaf di lantai atas Masjidil Haram.
Teknologi:Aplikasi digital untuk menentukan arah kiblat.
Pembayaran zakat melalui transfer bank.
Pesan Utama
Fiqh Nawazil adalah kebutuhan zaman: Perubahan sosial dan teknologi menuntut ijtihad baru.Prinsip kehati-hatian: Semua fatwa harus berlandaskan dalil dan kaidah fiqh, bukan sekadar mengikuti tren.
Peran Ulama dan Lembaga Fiqh: Untuk menjaga kesatuan umat dan menghindari fatwa yang menyimpang.
|
Bahasa Arab (Teks Asli) |
Bahasa Indonesia (Terjemahan) |
|
فقه
النوازل في
العبادات |
Fikih Peristiwa Kontemporer Dalam Ibadah Fiqh An-Nawāzil fī al-‘Ibādāt |
|
تأليف: |
Penulis: |
|
أ.
د. خالد بن علي بن الشتوي |
Prof. Dr. Khalid bin Ali bin Asy-Syatwi |
|
أستاذ
الفقه بكلية الشريعة جامعة القصيم |
Profesor Fikih di Fakultas Syariah, Universitas Qassim |
|
مكتبة
الرشد |
Pustaka Ar-Rasyid |
|
الرياض |
Riyadh |

Posting Komentar