Tentu, berikut adalah Sari dari Isi (Ringkasan) Kitab Al-Mulakhkhas fi Syarh Kitab At-Tauhid karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan.
Kitab ini pada dasarnya adalah syarah (penjelasan) yang ringkas dan metodis terhadap kitab fundamental dalam akidah (kepercayaan Islam) yang berjudul Kitab At-Tauhid alladzi huwa Haqqullahi 'alal 'Abid (Kitab Tauhid yang merupakan Hak Allah atas Para Hamba) yang ditulis oleh Imam Muhammad bin Abdul Wahhab.
Syaikh Shalih Al-Fauzan menyusunnya dengan metode yang mudah dipahami, khususnya bagi para pemula dan pelajar.
Sari Isi Utama Kitab
Kitab ini berfokus pada pembahasan menyeluruh tentang Tauhid (Keesaan Allah) dan perkara-perkara yang menafikannya (membatalkannya) atau mengurangi kesempurnaannya.
1. Tujuan Utama dan Metode Penjelasan
Tujuan Kitab Asal: Menjelaskan Tauhid yang diwajibkan Allah atas hamba-Nya dan menyingkap perkara-perkara yang bertentangan dengannya, baik itu Syirik Akbar (Syirik Besar) yang mengeluarkan pelakunya dari Islam, atau Syirik Ashghar (Syirik Kecil) dan Bid'ah (Inovasi dalam ibadah) yang menafikan kesempurnaan Tauhid.Metode Syarah (Penjelasan) Syaikh Al-Fauzan: Syaikh menjelaskannya dengan gaya pengajaran modern (sekolah/akademis), yaitu:
Menjelaskan makna kata-kata yang sulit dalam Kitab Tauhid.Memaparkan Makna Global (Ijmali) dari setiap ayat dan hadits yang dijadikan dalil.
Menyebutkan Kesesuaian (Munasabah) antara ayat/hadits dengan bab yang sedang dibahas.
Merinci Faedah-Faedah yang dapat diambil dari dalil-dalil tersebut.
2. Pokok-Pokok Bahasan Tauhid
Kitab ini dibagi menjadi bab-bab yang membahas jenis-jenis Tauhid dan lawannya:
| Tema Utama | Fokus Pembahasan |
| Hakikat Tauhid | Menegaskan kewajiban mengesakan Allah (Tauhid Uluhiyyah) dan menjelaskan bahwa Tauhid inilah hikmah penciptaan jin dan manusia ("Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." - Q.S. Az-Zariyat: 56). |
| Keutamaan Tauhid | Menjelaskan bahwa Tauhid adalah kunci keselamatan di dunia dan akhirat, serta merupakan sebab keamanan sempurna bagi hamba yang memurnikannya dari segala syirik. |
| Macam-macam Syirik | Merinci bentuk-bentuk Syirik, termasuk: |
| Syirik Akbar: Doa kepada selain Allah, permohonan syafaat yang terlarang, menyembelih untuk selain Allah, nazar untuk selain Allah, dan syirik dalam Rububiyyah. | |
| Syirik Ashghar: Sumpah dengan selain nama Allah, riya' (pamer) dalam ibadah, dan keyakinan pada jimat/sihir (jampi-jampi yang syirik). | |
| Wasilah menuju Syirik | Pembahasan khusus tentang perbuatan yang bisa mengantarkan kepada Syirik, seperti: |
| Ghulūw (berlebihan) terhadap orang shalih (mengangkat mereka melebihi derajat mereka). | |
| Beribadah di sisi kuburan orang shalih atau menjadikannya masjid (tempat sujud). | |
| Keyakinan pada ramalan dan sihir. | |
| Menjaga Kesempurnaan Tauhid | Membahas perkara-perkara yang mengurangi kesempurnaan Tauhid, seperti bersabar tanpa mengeluh dan larangan menggunakan ucapan tertentu (seperti sumpah dengan selain Allah). |
| Nama dan Sifat Allah | Secara implisit menegaskan wajibnya menetapkan Asma dan Sifat Allah sesuai yang Dia tetapkan untuk diri-Nya (Tauhid Asma wa Sifat) tanpa takwil, takyif, tamsil, atau ta'thil. |
|
Teks Arab |
Terjemahan Bahasa Indonesia |
|
الملخّص في
شرح كتاب
التوحيد تأليف فضيلة
الشيخ الدكتور
صالح بن فوزان بن عبد الله الفوزان |
Ringkasan / Ikhtisar dalam Penjelasan (atas) Kitab Tauhid Karya (atau Disusun oleh) Yang Mulia Syaikh Dr. Salih bin Fawzan bin Abdullah Al-Fawzan |
|
عضو
اللجنة الدائمة للإفتاء وعضو هيئة كبار العلماء |
Anggota Komite Tetap untuk Fatwa dan Anggota Dewan Ulama
Senior |

Posting Komentar